Awali Hari Si Kecil dengan Sarapan Sehat Bernutrisi Tinggi

Oleh: Morinaga Platinum

Setiap hari tubuh Si Kecil memerlukan kalori untuk diubah menjadi energi agar ia bisa optimal menjalani beragam aktivitasnya. Ini alasannya mengapa Ayah dan Bunda harus betul-betul memerhatikan apa saja yang Si Kecil makan serta waktu mengonsumsinya.

Sarapan adalah makanan yang dikonsumsi pada waktu pagi hari sebelum beraktivitas. Sarapan berperan penting dalam memacu pertumbuhan dan memaksimalkan kemampuan akademik dan psikososial Si Kecil di sekolah. Sarapan adalah nutrisi penting Si Kecil mengawali hari karena kadar gula dalam darah akan menurun sekitar dua jam setelah ia bangun tidur. Apabila Si Kecil tidak sarapan, ia akan merasa lemas karenanya.

Sebaiknya sarapan seperti apa yang Ayah dan Bunda siapkan untuk Si Kecil? Pastikan sarapannya mengandung zat-zat penting di bawah ini:

Glukosa

Salah satu manfaat sarapan pagi adalah untuk meningkatkan ketrampilan kognitif otak, dari mulai peningkatan daya ingat untuk konsentrasi lebih tinggi hingga meningkatkan kewaspadaan. Oleh karena itu otak membutuhkan glukosa dari makanan untuk bekerja optimal. Glukosa adalah sumber utama energi untuk metabolisme.

Dapatkan manfaat glukosa dari produk gandum seperti oatmeal, beras merah, dan roti gandum. Biji-bijian dan serealia juga sangat bermanfaat, karena mengandung sumber vitamin B yang baik untuk saraf.

Protein

Protein adalah sumber makanan baik untuk perkembangan Si Kecil. Temukan protein dari beragam sumber seperti ikan, daging, daging unggas, telur, kacang-kacangan, kacang kedelai, dan biji-bijian. Protein juga membantu membentuk daya tahan tubuh Si Kecil.

Zat besi yang juga terkandung dalam daging sapi atau daging tanpa lemak mendukung kesehatan Si Kecil agar ia tidak terkena anemia sehingga fokusnya di sekolah tidak terganggu. Selain itu, daging sapi merupakan sumber mineral seng, yang dapat membantu mempertahankan daya ingat.

Rutin mengonsumsi telur untuk sarapan juga baik untuk Si Kecil. Bagian kuning telur mengandung kolin, utrisi penting untuk perkembangan memori. Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik, dibutuhkan untuk pertumbuhan dan fungsi otak.

Produk susu

Jangan lupa untuk berikan susu atau produk hasil olahannya (misalnya yoghurt dan keju) karena kaya vitamin B. Vitamin B diperlukan untuk pertumbuhan neurotransmiter dan enzim. Neurotransmiter merupakan zat yang dibutuhkan untuk menyampaikan informasi dari satu saraf ke saraf lainnya.

Saat menyiapkan sarapan Si Kecil, perhatikan juga tampilan dan rasa makanan yang disajikan. Indra pengecap Si Kecil lebih banyak ketimbang orang dewasa, sehingga lebih sensitif. Bunda dapat mengombinasikan beberapa bahan makanan agar menu sarapan Si Kecil lebih bervariasi, misalnya membuat sandwich isi telur dan keju atau pasta dengan saus daging.

Milestone Lainnya