Amankah Tidur Telungkup untuk Si Kecil yang Baru Lahir?

Oleh: Morinaga Platinum

Kebanyakan Ayah dan Bunda baru pasti mengalami masa-masa di mana Si Kecil hanya bisa terlelap sebentar saja. Tak sedikit cara yang dicoba agar durasi tidur buah hati berlangsung agak lama salah satunya adalah posisi tidur telungkup. Jika dibandingkan dengan posisi telentang, Si Kecil memang lebih menyukai posisi telungkup karena ia tidak akan mudah terbangun. Tidurnya pun lebih nyenyak.

Walau demikian, untuk usia tertentu (1-4 bulan) posisi tidur telungkup bisa membahayakan jiwanya. Tidur telungkup meningkatkan risiko sindrom bayi meninggal mendadak atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Apakah SIDS itu?

Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) dikenal sebagai sebab utama kematian bayi berusia antara 1 bulan sampai 1 tahun. Mengapa bayi sebaiknya tidak tidur telungkup? Berikut alasannya:

  • Situs Parents.com melansir bahwa alasan SIDS terjadi salah satunya adalah karena bayi masih belum bisa merespons bahaya dengan cepat. Bayi belum bisa membangunkan dirinya sendiri saat mengalami kesulitan bernapas.
  • Posisi telungkup membuat oksigen yang didapatkan Si Kecil berkurang. Ini disebabkan karena ia masih menggunakan pernapasan dengan abdomen.
  • Posisi telungkup bisa membuat Si Kecil menghirup kembali udara yang ia hembuskan keluar.

Apakah hanya posisi telungkup yang dilarang, bagaimana dengan posisi tidur miring? American Academy of Pediatrics tidak menyarankan posisi tidur miring untuk bayi di bawah umur 6 bulan. Hal tersebut berisiko bayi terguling dan kemudian tidur dengan posisi telungkup. Posisi tidur yang paling baik untuk Si Kecil usia di bawah 6 bulan adalah dengan tidur telentang.

Begitu Si Kecil bisa mengubah posisi tubuhnya dari telentang ke telungkup dan sebaliknya, biasanya pada usia 6 bulan, ia tak lagi tidur dalam satu posisi saja. Bunda tidak perlu khawatir, biarkan ia memilih posisi yang paling nyaman untuknya tidur. Tapi ada baiknya saat Si Kecil tidur Bunda cek kondisinya secara berkala. Hindari penggunaan kasur yang terlalu empuk. Jangan taruh bermacam barang di dekat ia tidur, misalnya bantal tambahan atau boneka. Posisi tidur tertentu bisa saja membuat bantal atau boneka secara tak sengaja menutup saluran napasnya.

Menidurkan Si Kecil dalam posisi dan kondisi aman juga nyaman sangatlah penting. Tidur berkualitas akan menunjang proses tumbuh kembangnya berjalan optimal.

Milestone Lainnya