5 Kiat Memilih Suplemen unti Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum

Tidak jarang Ayah dan Bunda bertanya kepada dokter anak mengenai perlu atau tidaknya Si Kecil diberikan suplemen multivitamin. Alasannya beragam, dari mulai perawakan Si Kecil yang kurus hingga ingin memenuhi kebutuhan nutrisinya. Sebenarnya, perlu atau tidak, sih, Si Kecil mengonsumsi suplemen multivitamin?

Suplemen, baik dalam bentuk vitamin atau mineral, digunakan untuk melengkapi (apabila ada) kekurangan vitamin dan mineral dalam tubuh. Bahan yang sering menjadi suplemen adalah kalori, mineral, vitamin, dan trace element. Jadi, apa yang membuat Si Kecil masuk ke dalam kelompok membutuhkan suplemen? Simak di bawah ini:

  • Tidak mendapat asupan vitamin yang cukup, misalnya Si Kecil yang lahir prematur atau berberat badan lahir rendah.
  • Sedang sakit. Saat sakit, tubuh memerlukan lebih banyak nutrisi dari biasanya. Di sisi lain, nafsu makan Si Kecil cenderung berkurang. Akibatnya asupan nutrisi, termasuk vitamin, tidak mencukupi. Kondisi khusus yang betul-betul membuat Si Kecil membutuhkan suplemen antara lain luka bakar, infeksi menyeluruh, penyakit kronis, dll.
  • Baru sembuh dari sakit. Apabila kondisi kesehatannya sudah membaik, pemberian suplemen sebaiknya dikurangi dan dihentikan jika Si Kecil sudah sehat serta nafsu makannya kembali normal.

Apa yang harus dicermati sebelum memilih suplemen multivitamin untuk Si Kecil? Perlu Bunda ketahui bahwa berbeda dengan obat-obatan yang harus diuji efektivitasnya secara klinis, suplemen tidak memerlukan uji klinis seperti itu. Berikut cara memilih suplemen multivitamin yang aman dan tepat:

  • Berikan suplemen vitamin hanya dengan rekomendasi dokter terutama jika diperuntukkan Si Kecil yang masih di bawah 6 bulan.
  • Periksa tanggal kedaluarsa, izin BPOM, dan Kementrian Kesehatan. Produk-produk yang disetujui oleh pemerintah, seperti Kementrian Kesehatan atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), biasanya aman dan memenuhi standar mutu. Hati-hati dengan barang tiruan.
  • Jangan terlalu memedulikan tambahan-tambahan lainnya. Bunda tidak perlu mencari suplemen yang bebas alergen bila Si Kecil jelas tidak alergi terhadap kandungan tersebut. Beda halnya jika ia memang memiliki alergi khusus.
  • Perhatikan efek samping yang tertera dalam label kemasan. Kemudian, selalu informasikan kepada dokter dan apoteker seputar suplemen multivitamin yang dikonsumsi Si Kecil.
  • Simpan di tempat aman, sejuk, dan kering sama seperti halnya menyimpan obat-obatan. Usahakan agar tidak bercampur dengan bahan kimia atau obat lain dan jauh dari jangkauan Si Kecil. Bentuk suplemen multivitamin anak kadang seperti permen sehingga Si Kecil ingin terus-menerus memakannya, padahal itu tidak baik untuk kesehatan.

Untuk Si Kecil yang tidak memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya Bunda memenuhi kebutuhan gizinya dengan memberikannya variasi menu makanan yang beragam. Hal ini dikarenakan satu jenis makanan bisa mengandung bermacam vitamin juga mineral, jadi agar kebutuhannya terpenuhi, suguhkan berbagai hidangan dalam menu makan sehari-harinya.

Milestone Lainnya