5 Bahasa Tubuh Bayi dan Artinya

Oleh: Morinaga Platinum

28 Januari 2020

Sama seperti orang dewasa, kemampuan komunikasi Si Kecil juga tak terbatas hanya lewat ucapan. Sebelum ia bisa berbicara, bayi akan berkomunikasi menggunakan bahasa tubuh. Menurut pakar parenting anak yang juga penulis Your Baby Is Speaking To You, J. Kevin Nugent Ph.D., “Kebiasaan Si Kecil melalui gerak tubuh, mengandung pesan tentang apa yang ia butuhkan. Ketika Bunda bisa menangkap dan merespon pesan tersebut, itu akan membuat Si Kecil gembira.”

Mungkin Bunda sudah mengerti beberapa gerakan dasar seperti menghisap jari yang artinya minta makan atau minum susu. Namun ternyata masih banyak bahasa tubuh lain digunakan Si Kecil untuk menyampaikan sesuatu.

Awalnya tentu Bunda hanya menebak-nebak saja. Tetapi, banyak pakar tumbuh anak yang sepakat beberapa gerakan dilakukan Si Kecil karena didasarkan kebutuhan yang sama. Ketika Bunda sudah mengerti arti dari berbagai gerak tubuh Si Kecil, Bunda akan lebih mudah memberikan apa yang Si Kecil butuhkan. Di bawah ini beberapa bahasa tubuh Si Kecil dan artinya yang dirangkum dari berbagai sumber. Yuk, mulai lebih perhatikan gerakan tubuh Si Kecil berikut ini:

  1. Mengusap mata

    Bahasa tubuh Si Kecil ini sangat mudah untuk Bunda pahami. Setiap beberapa jam, Si Kecil pasti menunjukkan rasa lelahnya dengan mengusap-usap mata sambil sesekali menguap. Wajar, saat berusia di bawah satu tahun, Si Kecil butuh waktu tidur yang panjang. Itu yang membuatnya mudah lelah setelah 3-4 jam bermain dengan Bunda.

    Jadi, jika Bunda melihat Si Kecil melakukan gerakan ini, segera siapkan tempat tidurnya atau gendong Si Kecil agar ia cepat terlelap.

  2. Menggosok telinga atau rambut

    Ketika melihat Si Kecil menggosok telinganya berulang-ulang, Bunda tak perlu langsung berasumsi bahwa ada sesuatu di telinganya. Gerakan ini biasa ia lakukan untuk menyampaikan kondisinya yang tidak nyaman. Bisa jadi popok Si Kecil sudah penuh, suhu udara terlalu panas, atau suara bising di sekitar yang mengganggunya.

    Kegelisahan ini ditunjukkan melalui gerakan menggosok telinga atau bagian rambut. Yang perlu Bunda lakukan saat melihat bahasa tubuh Si Kecil ini adalah pastikan kondisi sekitar Si Kecil nyaman. Jika ekspresi wajahnya semakin muram, coba berpindah tempat untuk menenangkannya. Namun jika Si Kecil memainkan telinga dengan ceria, ada kemungkinan ia baru saja mengenali anggota tubuhnya tersebut.

  3. Merentangkan tangan

    Sebelum Si Kecil bisa memindahkan tubuhnya sendiri, bahasa tubuh yang ia gunakan untuk menyampaikan keinginannya tersebut adalah dengan merentangkan tangan ke samping atau atas. Sekilas, gerakannya sama seperti meregangkan badan, namun saat diperhatikan lagi gerakan Si Kecil fokus pada tangannya yang berusaha menggapai sesuatu.

    Membiarkan Si Kecil melakukan gerakan ini beberapa saat boleh saja, dengan tujuan merangsang kemampuan motorik dasarnya. Namun, sebelum Si Kecil rewel lebih baik Bunda angkat dan ajak Si Kecil berkeliling kamar atau geser posisinya ke tempat baru sampai Si Kecil terlihat kembali nyaman. Sebagai catatan, jika Si Kecil melakukan gerakan ini sambil tertidur biarkan saja, Bun. Kemungkinan tubuhnya sedang melakukan reflek dengan sendirinya tanpa pesan tertentu.

  4. Menempelkan kedua tangan

    Dibutuhkan perhatian lebih untuk mengenali gerakan Si Kecil yang satu ini. Biasanya gerakan menempelkan kedua tangan di depan badannya ini dilakukan saat Si Kecil ingin meminta apa pun yang baru terjadi diulang lagi. Misalnya, ia sedang mencoba makanan baru. Bisa juga saat Bunda melakukan gerakan atau suara lucu yang menarik perhatiannya.

    Umumnya keinginan Si Kecil untuk mengulang sesuatu ini tak berlangsung lama. Ia akan berpaling ketika hal tersebut sudah tak menarik lagi di matanya.

  5. Menendang-nendang (gembira)

    Gerakan menendang-nendang Si Kecil biasanya diiringi dengan tertawa yang menggemaskan. Ya, bahasa tubuh satu ini menunjukkan jika Si Kecil sedang gembira. Suasana baru, tingkah laku Bunda, main cilukba, serta banyak hal lain yang bisa membuat Si Kecil menendang-nendang.

Perlu Bunda perhatikan, saat merasa gembira Si Kecil akan mengeluarkan energi lebih besar dari biasanya. Hal ini membuat tubuhnya mudah lelah dan mengantuk. Sehingga, siap-siap untuk menidurkannya ya, Bun.

Milestone Lainnya