Bayi 6 Bulan: 11 Aktivitas untuk Mendukung Perkembangannya

Oleh: Morinaga Platinum

17 Juli 2020

Seiring bertambahnya usia, Bunda akan melihat banyak perubahan yang ditunjukkan Si Kecil kepada Bunda, termasuk perkembangan bayi saat menginjak usia 6 bulan. Ia lebih aktif melakukan gerakan-gerakan seperti berguling, tengkurap bahkan merayap maju atau mundur. Si Kecil juga sudah mulai berceloteh, berekspresi saat Bunda mengajaknya bercanda. Makanya, bayi dengan usia 6 bulan merupakan fase yang menyenangkan dan paling menggemaskan.

Meskipun Bunda senang melihat perkembangan yang ditunjukkan Si Kecil, namun harus disadari jika usia ini juga merupakan periode emas untuk mendukung tumbuh kembangnya. Untuk iu, Bunda harus memerhatikan perkembangannya. Bunda harus sering mengajak bayi berkomunikasi, bermain, menghargainya dan selalu mendorongnya belajar hal-hal baru. Hal inilah yang akan membantu tumbuh kembangnya agar lebih optimal. Mengingat akan hal tersebut, Bunda harus memikirkan aktivitas dan permainan apa saja yang bisa mendukung perkembang Si Kecil yang berusia 6 bulan.

 

 Baca Juga: Panduan Tumbuh Kembang Si Kecil Usia 0-12 Bulan

 

Nah, berikut jenis aktivitas dan permainan yang bisa Ayah dan Bunda lakukan agar dapat mendukung perkembangan bayi yang berusia 6 bulan:

  1. Bermain cilukba (peekaboo)

Permainan ini sangat sederhana, tapi ampuh untuk membuat Si Kecil terawa terpingkal-pingkal lho, Bun. Cukup sembunyikan muka Bunda dibalik kedua tangan, lalu tunjukkan muka Bunda sambil berkata “cilukba”atau “peekaboo”. Pasti dia sangat girang saat meliha wajah Bunda.

Permainan ini bisa membantuk perkembangan motorik halus Si Kecil. Permainan ini juga mengajari Si Kecil tentang konsep objek permainan. Si Kecil bakal memahami jika Bunda atau objek sebenarnya ada, meskipun tidak terlihat.

  1. Bernyanyi, menari dan bertepuk tangan

Seperti yang kita ketahui, kalau bayi berusia 6 bulan merupakan fase yang seru dan menggemaskan. Bunda bisa melakukan aktivitas yang menyenangkan bersamanya, seperti bernyanyi, menari dan bertepuk tangan bareng Si Kecil.

Caranya mudah, kok, Bun. Bunda bisa berbaring di tempat tidur dengan kepala sedikit condong. Sementara Si Kecil bisa dipangku menghadap Bunda. Bunda bisa mulai menyanyikan lagu anak-anak dan gerakkan tangan Bunda mengikuti irama lagu. Lalu perlahan, Bunda bisa ambil tangannya dan mengajaknya menggerakan tanggannya sambil mengikuti irama lagu. Dengan lembut, Bunda bisa putar tubuh Si Kecil seolah-olah ia menari dan mencocokkan gerakan-gerakan tersebut dengan lagu yang sedang Bunda nyanyikan.

  1. Bermain puzzle

Bermain puzzle bisa menjadi cara yang tepat untuk stimulasi anak, termasuk untuk bayi usia 6 bulan agar perkembangannya bisa lebih optimal. Saat usia 6 bulan, bayi sudah bisa menangkap objek dengan lebih baik, Bun. Nah, Bunda bisa memilih permainan seperti puzzle sebagai upaya untuk mengasahnya. Pilih puzzle dengan warna-warni yang menarik, ajak Si Kecil menyusunnya. Kegiatan ini dapat mengembangkan otot-otot tangan, kemampuan menangkap, koordinasi mata dan tangan.

  1. Bermain bubble

Permainan ini merupakan permainan sensorik sederhana untuk penglihatan bayi. Minta Ayah meniup bubble-nya setinggi garis pandang Si Kecil sehingga ia bisa melihat dan menjangkaunya. Bunda bisa meminta Si Kecil untuk melihat bubble yang ditiup ayah dan sesekali minta dia untuk meraih dan memecahkannya. Kegiatan ini akan membantu mengembangkan kemampuan Si Kecil dalam melacak sebuah objek, mengembangkan penglihatan, dan koordinasi otot penglihatannya.

  1. Bermain “Siapa itu?”

Bunda bisa ajak Ayah untuk memainkan permainan ini. Bunda yang mendampingi Si Kecil, sementara Ayah bersembunyi di balik sofa, tirai atau benda lain. Minta Ayah memanggil nama Si Kecil. Bunda bisa memberikan petunjuk di mana sumber suara itu sambil berkata “wah, suara siapa itu?” Maka, Si Kecil akan melihat sekitar dan berusaha mencari sumber suara tersebut. Permainan ini akan membantu Si Kecil lebih mengenal namanya sendiri

  1. Terbang

Bayi akan sangat senang kalau dia diajak bermain-main. Membuat Si Kecil seolah-olah bisa terbang, akan membuat dia tertawa bahkan menjerit karena sensasi yang membuatnya terkejut. Cara mainnya, pegang bayi dengan kedua tangan dibagian perutnya. Lalu, angkat Si Kecil dengan lembut dan gerakkan ke atas ke bawah, ke depan dan kebelakang menyerupai pesawat atau burung yang sedang terbang bebas.

  1. Membacakan dongeng

Kegiatan membacakan dongeng juga merupakan cara memberikan stimulasi yang tepat untuk anak usia 6 bulan. Kegiatan ini dapat melatih kemampuan bahasa dan kemampuan Si Kecil dalam mendengarkan. Saat mendongeng, usahakan membaca dengan perlahan, menambahkan emosi dan gerakan sesuai dengan ceritanya. Dorong Si Kecil untuk tertawa, kaget agar proses mendongeng ini lebih interaktif.

  1. Sit-Up

Jika Si Kecil sudah cukup kuat menyokong kepalanya sendiri, Bunda bisa membaringkannya di kasur. Letakkan tangan Bunda di bawahnya, kemudian secara perlahan arahkan Si Kecil untuk berdiri hingga posisi setengah duduk. Saat Si Kecil menggunakan otot-ototnya untuk naik, Bunda bisa pegang tangannya dan membantunya untuk melakukan sit-up. Sit-up ini dapat membantu mengencangkan otot-otonya, Bun.

  1. Memantulkan kaki Si Kecil

Inilah saatnya melatih kekuatan kaki Si Kecil dengan aktivitas ini. Caranya, bantu Si Kecil berdiri di atas alas yang lembut misalnya kasur atau karpet. Pegang kedua tangannya dengan lembut, maka ia akan memantul-mantulkan kakinya sendiri.

  1. Bermain air

Tidak selamanya bermain air itu negatif lho, Bun. Buat Si Kecil, bermain air saat mandi bisa menjadi stimulasi yang baik untuk anak dalam membantu menguatkan otot-otot punggung dan ketangkasannya. Caranya, dudukkan Si Kecil dalam bak mandi dan berikan mainan di sekitarnya. Arahkan tangan Si Kecil untuk membuat cipratan-cipratan air diantara mainannya. Lakukan terus secara berulang, maka Si Kecil akan mengulangi tindakan tersebut dengan sendirinya.

  1. Memindahkan barang

Bayi usia 6 bulan sudah mulai bisa belajar merangkak. Bunda bisa meletakkan Si Kecil ke posisi tengkurap dan letakkan mainan yang bisa bergerak seperti mobil-mobilan di hadapannya. Si Kecil akan terstimulasi meraih mainan tersebut dan ketika mainan itu bergerak, Si Kecil pun akan berusaha kembali meraihnya. Cara inilah dapat bermanfaat untuk membantu perkembangannya dan sekaligus membuat dia terhibur.

 

 

 Baca Juga: Permainan Stimulasi Anak yang Bisa Dilakukan di Rumah Saat Musim Hujan

 

Itulah beberapa aktivitas dan permainan yang bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak agar lebih optimal. Selain itu, ada tips untuk Bunda yang memiliki bayi 6 bulan. Penasaran tipsnya apa saja? Berikut tipsnya untuk Bunda.

  1. Luangkan waktu untuk bermain secara interaktif bareng Si Kecil.
  2. Libatkan pasangan dan anggota keluarga lain untuk berinteraksi dengan Si Kecil.
  3. Saat Si Kecil menunjukkan minatnya turun akan permainan yang sedang ia mainkan, tetaplah bersabar dan tetap ajak Si Kecil berinteraksi.
  4. Jangan batasi hanya satu kegiatan atau permainan saja dan mainakan permainan tersebut secara berulang. Bila perlu, Bunda bisa membuat jadwal permainan yang harus dilakukan bareng bayi.
  5. Jauhkan benda atau apapun perabot rumah tangga yang dapat membahayakan Si Kecil.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Bunda dalam memilih permainan untuk mendukung perkembangan bayi usia 6 bulan. Jangan lupa selalu berikan nutrisi dan stimulasi yang tepat untuk mendukung agar tumbuh kembang anak lebih optimal. Tetap semangat, Bunda.

 

 Baca Juga: Stimulasi Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Milestone Lainnya