Tips Lindungi Si Kecil dari Ancaman COVID-19

Oleh: Morinaga Platinum

Sejak kemunculannya pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, China, COVID-19 kini telah menginfeksi 198,426 orang lebih di 165 negara. Jumlah korban meninggalnya pun terus bertambah hingga lebih dari 7.987 orang di seluruh dunia (data diambil dari worldmeters.info/coronavirus pada 18 Maret 2020 pukul 11.00 WIB).

Penyebaran wabah penyakit yang diduga bersumber dari hewan ini sangat perlu diwaspadai, karena virusnya bisa menyerang anak-anak hingga manula. Menurut World Health Organization (WHO), COVID-19 masih satu kelompok dengan virus penyakit flu biasa serta penyakit pernapasan yang lebih parah seperti Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS-CoV). Gejalanya yang mirip dengan flu, membuat infeksi COVID-19 sering diabaikan sebagian orang.

Pada awalnya gejala yang muncul seperti hidung berair, demam, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan. Ketika infeksinya sudah lebih berat, gejala yang muncul semakin memburuk seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, dan sesak nafas. Pada kasus yang parah, infeksi COVID-19 bisa menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia atau radang paru-paru.

Di Indonesia, hingga artikel ini diterbitkan, sudah ditemukan 172 kasus COVID-19. Maka dari itu, tak ada salahnya jika Bunda melakukan langkah pencegahan yang tepat agar keluarga di rumah terlindung dari ancaman COVID-19. Terutama bagi Bunda dan keluarga yang sering bepergian ke luar negeri atau baru mengunjungi negara yang terinfeksi COVID-19.

Baca juga: Jangan Biarkan Sakit Mengganggu Liburan Keluarga

Ditambah lagi, kondisi cuaca di beberapa kota besar masih sering diguyur hujan deras, sehingga penyebaran virus penyakit akan lebih mudah menyerang tubuh Si Kecil. Meski demikian, Bunda tak perlu panik berlebihan dalam menghadapi kondisi sekarang ini. Sebisa mungkin tetap tenang, waspada, dan selalu menjaga kebersihan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Beberapa tips yang bisa Bunda lakukan agar Si Kecil selalu terlindungi dari ancaman virus antara lain:

1. Asupan makanan yang bergizi

Kunci dari menjaga daya tahan tubuh tetap optimal adalah dengan memastikan asupan makanan yang dikonsumsi kaya nutrisi dan dalam porsi yang tidak berlebihan. Nutrisi seperti serat, karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral wajib dikonsumsi Si Kecil setiap hari. Kandungan tersebut tidak sulit ditemukan karena ada pada makanan kita sehari-hari. Sayur dan buah segar, nasi serta lauk seperti daging, telur, ikan, dan kacang-kacangan, sudah cukup untuk menjadi asupan makanan bergizi bagi Si Kecil.

Perlu diingat ketika Bunda memasak daging, pastikan kondisi daging benar-benar matang guna menghindari bakteri dan virus yang menempel pada daging tersebut. Selain itu, untuk sementara hindari makanan yang berasal dari hewan eksotis, karena diduga sumber utama COVID-19 berasal dari hewan-hewan tersebut. Susu yang mengandung nutrisi lengkap berupa protein, vitamin dan mineral sebagai pelengkap makanan harian dapat diberikan untuk meningkatkan sistem imun Si Kecil.

2. Istirahat yang cukup

Waktu istirahat dan jam tidur yang tercukupi sangatlah penting bagi Si Kecil. Bahkan, orang dewasa pun tetap butuh jam tidur yang terpenuhi setiap harinya, agar daya tahan tubuhnya selalu terjaga.

Bagi Si Kecil, waktu istirahat bukan hanya berhenti sejenak dari aktivitas dan mengistirahatkan anggota tubuh. Menurut dokter spesialis anak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Bambang Supriyanto, tidur yang cukup dapat membantu proses detoksifikasi alami dalam tubuh Si Kecil. Sehingga racun-racun dan virus dalam tubuh dapat dimatikan dengan sendirinya. Selain itu, istirahat yang cukup dapat merangsang perkembangan otak, meningkatkan pertumbuhan tubuh, serta memperkuat system kekebalan tubuh SI Kecil.

Seperti kita ketahui, umumnya Si Kecil butuh 10-12 jam setiap harinya agar jam tidurnya terpenuhi. Jadi, sebisa mungkin hindari Si Kecil beraktivitas hingga larut malam ya, Bun.

Baca juga: Panduan Waktu Tidur Ideal untuk Si Kecil

3. Melakukan imunisasi

Pemberian vaksin atau imunisasi merupakan salah satu cara paling signifikan untuk meningkatkan system kekebalan tubuh Si Kecil. Terbukti hingga saat ini, imunisasi telah menyelamatkan manusia dari penyakit menular yang berbahaya seperti polio, difteri, dan TBC.

Tak hanya itu, vaksin pada imunisasi juga dapat mengurangi dampak penyakit infeksi, sehingga menjadi tidak begitu berbahaya. Serta, imunisasi dapat mencegah penularan penyakit dari lingkungan seperti penyakit infeksi virus. Selama imunisasi dilakukan secara teratur dan lengkap, daya tahan tubuh Si Kecil akan meningkat, khususnya pada masa awal pertumbuhan.

Baca juga: Jadwal Imunisasi Si Kecil Rekomendasi IDAI 2017

4. Jaga kebersihan tubuh dan sekitar

Sampai saat ini belum ada vaksin atau obat yang dipercaya ampuh menyembuhkan infeksi dari COVID-19. Oleh karena itu, langkah pencegahan sangat diperlukan untuk mengurangi risiko tertular virus. Salah satunya dengan menjaga kebersihan tubuh dan sekitar setiap hari.

Langkah sederhanya seperti rutin mencuci tangan dengan sabun dan air selama kurang lebih 20 detik. Lalu hindari menyentuh wajah terutama hidung dan mulut saat kondisi tangan kotor setelah beraktivitas. Ketika bertemu orang yang sakit, Bunda juga perlu menghindarkan Si Kecil melakukan kontak langsung dengan mereka. Serta, hindari kontak langsung ke hewan liar.

Di dalam rumah, Bunda harus memastikan benda-benda yang sering disentuh seperti alat makan selalu dalam keadaan bersih sebelum dipakai. Jangan lupa, tutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk dengan tisu atau lengan bagian dalam. Kemudian buang tisu dan cuci tangan hingga bersih.

5. Segera hubungi tenaga kesehatan

Jika dalam hitungan 3-4 hari gejala-gejala infeksi tak kunjung hilang, segera periksakan diri ke tenaga kesehatan agar mendapat diagnosis dan penanganan yang tepat. Semakin cepat penanganan yang dilakukan, semakin besar juga kemungkinan dampak infeksi virus dapat diminimalisir.

Selain itu, untuk memastikan sistem Pertahanan Tubuh Ganda Si Kecil bekerja dengan baik, Bunda perlu memberikan asupan nutrisi dari susu pertumbuhan Morinaga Platinum MoriCare Zigma dengan Triple Bifidus. Menurut penelitian dari Morinaga Research Center Japan, formula  kandungan Triple Bifidus yang mengandung tiga Bifidobacterium dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil termasuk melindunginya dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA. Ditambah lagi Laktoferin dalam Morinaga Platinum MoriCare Zigma juga dapat menghambat perlengketan virus pada dinding sel.

Dengan langkah-langkah pencegahan di atas, diharapkan Si Kecil selalu terlindungi dari ancaman virus penyakit. Sehingga proses tumbuh kembangnya berjalan optimal dan tubuhnya selalu sehat untuk beraktivitas setiap hari.

Artikel Lainnya