Perawatan Anak

Pentingnya Stimulasi untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Morinaga Platinum - 23 Januari 2019

Anak membutuhkan stimulasi yang dilakukan secara konsisten untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya. Kurangnya stimulasi akan berpengaruh pada proses tumbuh kembang dan akan berdampak negatif untuk kecerdasan Si Kecil. 

Apa, sih, yang dimaksud dengan stimulasi? Stimulasi adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk merangsang kemampuan dasar Si Kecil sehingga tumbuh kembangnya optimal. Stimulasi juga merangsang anak untuk merespon dengan menggunakan tubuh atau indera mereka. Inilah sebabnya melakukan stimulasi di tiap tahap perkembangan sangatlah penting.

Proses tumbuh kembang Si Kecil berlangsung pada periode emas yaitu 1000 hari pertama kehidupannya. Menurut penelitian yang sudah dilakukan, interaksi antara orangtua dan anak-anaknya mampu memberikan dampak yang sangat besar dalam perkembangan emosional, kemampuan belajar, serta perkembangan fungsi kognitif anak.

Bunda bisa berinteraksi dengan cara menyentuh, memeluk, berbicara, mendengarkan Si Kecil saat berbicara, dan membacakan cerita. Semua aktivitas tersebut sangat berguna bagi perkembangan otaknya. Stimulasi bahkan bisa diberikan sejak anak masih dalam kandungan, dengan cara membacakan cerita, menyentuh, mendengarkan musik yang lembut, atau mengajaknya ngobrol.

Lalu apa saja yang diperlukan Si Kecil agar ia dapat berkembang sesuai potensi dan secara optimal? Simak poin-poin berikut:

  • Si Kecil harus merasa aman.
  • Si Kecil harus mengetahui bahwa dirinya spesial.
  • Si Kecil harus belajar disiplin.
  • Si Kecil harus belajar mengenai tindakan apa yang bebas dilakukan dan apa yang harus dibatasi.
  • Si Kecil harus diperkenalkan dengan lingkungan sekitarnya melalui media buku, musik, dan mainan edukasi.
  • Si Kecil harus merasa yakin tentang apa yang diharapkan dari lingkungan mereka.

Dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang, Bunda harus mencermati beberapa prinsip dasar, antara lain:

  • Melakukan stimulasi yang dilandasi rasa cinta dan kasih sayang.
  • Tunjukkan sikap dan perilaku baik untuk dijadikan contoh bagi Si Kecil. Lingkungan sekitar yang positif dapat memberikan rasa kenyamanan baginya.
  • Dengan bermain, Bunda juga memberikan stimulasi, lho. Misalnya dengan bernyanyi atau menari. Terpenting, aktivitasnya dilakukan dengan menyenangkan, tanpa paksaan.
  • Saat menstimulasi Si Kecil, Bunda bisa menggunakan alat bantu. Pastikan alat yang digunakan sederhana dan aman untuk dirinya.
  • Jangan bedakan stimulasi antara anak laki-laki dan anak perempuan.

Walaupun periode kritis perkembangan otak terjadi dalam kelompok usia 0-3 tahun, di mana otak akan mencapai 90% ukuran dewasa, bukan berarti perkembangannya lantas berhenti. Setelah melewati periode kritis tersebut, Bunda harus tetap memberikan stimulasi pada Si Kecil agar total tumbuh kembangnya optimal.

Selain stimulasi, Bunda juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil untuk mendukung pertumbuhannya. Karena nutrisi dan stimulasi adalah faktor penting untuk tumbuh kembang anak. Ketahui yuk kecerdasan anak Bunda dengan Morinaga Mi Play Plan sebelum menentukan pilihan stimulasi yang paling tepat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.