Tumbuh Kembang

8 Jenis Permainan Anak di Rumah yang Menyenangkan

Morinaga Platinum - 17 Desember 2021

Pada masa COVID-19 ini, masyarakat diminta untuk menjaga jarak dan tetap berada di rumah agar penularan virus corona dapat berkurang. Akan tetapi, anak-anak kerap kali merasa bosan ketika berada di rumah. Jika Si Kecil menjadi rewel karena bosan, Bunda perlu mengetahui berbagai macam jenis permainan anak di rumah agar ia tidak bosan.

Baca juga: Beragam Jenis dan Manfaat Alat Permainan Edukatif

Tak hanya menghilangkan kebosanan saja, ternyata bermain juga dapat mengasah kemampuan kognitif, fisik, dan emosional Si Kecil. Selain itu, hubungan antara Bunda dan Si Kecil akan semakin erat.

Jenis Permainan Anak di Rumah

Sebenarnya, terdapat berbagai macam permainan anak di rumah yang dapat dilakukan. Kreativitas merupakan kunci untuk menciptakan aneka permainan anak di rumah. Berikut adalah beberapa jenis permainan anak di rumah:

Lempar Koin

Permainan yang satu ini dapat melatih koordinasi antara mata dan tangan Si Kecil. Selain itu, tingkat kefokusan dan kemampuan melemparnya juga akan meningkat. Bahan yang harus Bunda siapkan untuk memainkan permainan ini adalah uang koin dan gelas.

Cara bermainnya:

  • Letakkan gelas di atas permukaan datar
  • Berikan 10 koin kepada Si Kecil
  • Berilah jarak antara gelas dan Si Kecil. Jarak ini disesuaikan dengan usianya, jika Si Kecil semakin besar, maka jaraknya pun semakin jauh
  • Setelah itu, mintalah Si Kecil untuk melempar koin ke dalam gelas

Tebak kata

Permainan anak di rumah yang seru ini bisa dilakukan untuk anak yang berusia 2-5 tahun. Bunda perlu menyiapkan alat tulis dan kertas untuk melakukan permainan ini.

Cara memainkannya:

  • Tuliskan kata yang harus ditebak oleh Si Kecil pada kertas, misalnya nama hewan
  • Supaya Si Kecil bisa menebaknya, Bunda perlu memperagakan hewan apa yang ditulis

Supaya permainan menjadi lebih menarik, Bunda dapat bertukar peran dengan Si Kecil. Selain itu, permainan ini juga akan melatih daya imajinasi Si Kecil.

Puzzle

Bunda dapat mengajak Si Kecil untuk memainkan puzzle. Jika Si Kecil baru pertama kali bermain puzzle, maka Bunda perlu menjelaskan pada Si Kecil bahwa permainan ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam merangkai potongan gambar menjadi satu gambar utuh.

Potongan puzzle yang berbeda ukuran dapat melatih daya pengamatan, daya konsentrasi dan melatih keterampilan jari-jari Si Kecil.

Membangun Benteng

Bunda dapat menggunakan bantal, guling, kardus bekas, kursi plastik, dan lainnya sebagai bahan untuk membangun sebuah benteng. Cara bermainnya sangat sederhana, karena Si Kecil hanya perlu menumpuk benda-benda tersebut hingga menjadi sebuah benteng.

Meski terlihat sederhana, permainan ini dapat melatih kemampuan motorik kasar Si Kecil dan daya imajinasinya.

Petak Umpet

Apakah rumah Bunda memiliki sudut atau tempat untuk bersembunyi? Jika ya, maka Bunda bisa bermain petak umpet bersama Si Kecil. Akan tetapi, Bunda perlu menghimbau Si Kecil agar ia tidak bersembunyi di luar rumah dan menghindari tempat-tempat berbahaya seperti di tepi tangga atau di dekat tempat menyimpan pisau.

Permainan ini dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan menstimulasi kemampuan sensorik Si Kecil. Pasalnya, Si Kecil harus memikirkan dimana tempat bersembunyi yang baik dan bagaimana cara agar bisa memenangkan permainan.

Mencari Harta Karun

Permainan yang ini dapat melatih kemampuan menyelesaikan masalah dan jiwa observasi Si Kecil. Supaya permainan anak di rumah yang satu ini menjadi lebih seru, Bunda bisa menyelipkan hadiah yang dapat dimiliki oleh Si Kecil saat permainan selesai.

Ketika Si Kecil sedang mencari harta karun, Bunda dapat memberi dukungan kepadanya dengan tersenyum, tertawa, atau memberi semangat.

Susun Gelas

Dalam melakukan permainan anak di rumah ini, Bunda perlu menyiapkan gelas-gelas plastik. Alangkah lebih baik jika gelas plastiknya berwarna-warni supaya Si Kecil lebih tertarik untuk memainkannya.

Cara bermainnya:

  • Siapkan 10 gelas plastik
  • Mintalah Si Kecil untuk menyusun 10 gelas tersebut setinggi mungkin

Siapa yang berhasil menyusun gelas tanpa terjatuh dan tertinggi, maka ia adalah pemenangnya. Meski sederhana, permainan ini dapat menstimulasi perkembangan motorik kasar, keseimbangan tubuh dan juga kesabaran Si Kecil.

Halang Rintang

Ternyata, tali juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan permainan anak di rumah. Bunda perlu menyiapkan tali dan mengikatnya untuk menciptakan halang rintang di dalam rumah. Jika Bunda sudah selesai membuatnya, maka ajaklah Si Kecil untuk mencoba melewatinya tanpa memutus atau mengenai tali-tali tersebut. Permainan ini dapat melatih motorik halus dan juga kesabaran Si Kecil.

Tips Bermain dengan Si Kecil

Supaya bermain dengan Si Kecil terasa menyenangkan dan tidak membosankan, Bunda dapat mengikuti beberapa tips di bawah ini:

Menjadikan Permainan Sebagai Reward

Anak-anak yang telah memasuki usia sekolah sebaiknya diajarkan tentang konsep tanggung jawab secara sederhana. Bunda bisa menjadikan sebuah permainan sebagai reward apabila Si Kecil sudah menyelesaikan tanggung jawabnya, misalnya merapikan tempat tidurnya sebelum bermain.

Meskipun terlihat sederhana, tetapi cara ini sangat baik untuk melatih tanggung jawab dan kemandirian Si Kecil sejak dini. Hal ini akan membuat Si Kecil terbiasa bertanggung jawab saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Biarkan Si Kecil Menentukan Pilihannya

Agar Si Kecil tidak merasa bosan saat bermain di rumah, Bunda bisa membiarkan Si Kecil untuk menentukan pilihannya sendiri, misalnya menentukan jenis permainan yang diinginkannya. Biasanya Si Kecil akan merasa lebih bersemangat jika diizinkan menentukan pilihannya sendiri, karena ia dapat memilih permainan yang disukainya.

Secara tidak langsung, daya imajinasi dan kreativitasnya akan semakin terasah ketika Si Kecil menentukan pilihannya. Pasalnya, Si Kecil dapat memikirkan apa yang ingin dimainkannya.

Libatkan Seluruh Anggota Keluarga

Aktivitas bermain bersama anak di rumah dapat menjadi salah satu cara terbaik untuk membangun relasi emosional yang kuat. Oleh sebab itu, sebaiknya aktivitas bermain tersebut melibatkan seluruh anggota keluarga.

Bunda bisa bergantian dengan Ayah atau Nenek ketika bermain bersama anak. Menemani Si Kecil bermain secara bergantian tak hanya membuatnya menjadi akrab dengan seluruh anggota keluarga, tetapi juga membuat Bunda leluasa dalam melakukan aktivitas lain selama berada di rumah.

Menjaga Kebersihan

Bunda dapat mengajarkan konsep kebersihan kepada Si Kecil setelah ia selesai bermain. Ajaklah Si Kecil untuk membereskan mainannya, kemudian mintalah ia untuk mengeringkan keringat, mandi dan ganti baju supaya kembali bersih usai bermain.

Kebiasaan ini perlu dilakukan untuk untuk melatih kedisiplinannya, serta mengajarkannya untuk menjaga kesehatan diri sendiri.

Baca juga: Mengasah Intelegensi Anak Lewat Permainan Kreatif

Setiap anak layak mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka. Oleh sebab itu, Bunda perlu mempertimbangkan semua faktor yang dapat mengganggu tumbuh kembang Si Kecil dan memaksimalkan ruang bermainnya tetap terpantau.

Bermain juga memungkinkan Si Kecil untuk menggunakan kreativitasnya dalam mengembangkan imajinasi, ketangkasan, kekuatan fisik, kognitif, dan emosional. Selain itu, bermain juga dapat mendukung perkembangan otak yang sehat.

Nah, demikianlah berbagai macam jenis permainan anak di rumah dan tipsnya. Selain stimulasi yang tepat, Bunda juga perlu mencukupi kebutuhan nutrisi Si Kecil agar tumbuh kembangnya optimal. Salah satunya, Bunda dapat memberikan susu pertumbuhan Morinaga Platinum yang memiliki kandungan nutrisi untuk mendukung Faktor Kecerdasan Multitalenta, Pertahanan Tubuh Ganda, dan Tumbuh Kembang Optimal Si Kecil. Semoga artikel ini bermanfaat, ya Bun!

Lihat Artikel Lainnya