Ayo, Berikan Stimulasi Pada Si Kecil (Part 1)

Oleh: Morinaga Platinum

9 Desember 2019

Saat Si Kecil lahir ke dunia, Ayah dan Bunda tentu mempunyai banyak sekali harapan supaya Si Kecil dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Semakin bertambah usianya, semakin banyak pula kemampuan yang dikuasai Si Kecil.

Nah, kemampuan tersebut tidak akan berkembang tanpa adanya stimulasi dari Ayah ataupun Bunda. Beberapa aspek stimulasi yang perlu Ayah dan Bunda lakukan adalah motorik kasar dan motorik halus.

Motorik kasar merupakan kemampuan gerakan yang disebabkan oleh sekumpulan otot-otot besar. Misalnya, kemampuan bayi saat ia baru lahir yang hanya bisa memiringkan badan ke kiri dan ke kanan lalu akhirnya Si Kecil bisa berjalan.

Sedangkan, motorik halus adalah kemampuan gerakan yang disebabkan oleh beberapa otot kecil. Hal ini berkaitan dnegan kegiatan meletakkan atau memegang suatu objek yang menggunakan jari tangan saat bayi berusia kurang dari setahun atau setahun.

Berikut beberapa contoh motorik halus dan kasar sesuai usia Si Kecil:

Motorik kasar

Usia 0-3 bulan

  • Berguling-guling atau berbalik dari terlentang ke tengkurap atau sebaliknya dengan bantuan Bunda

Usia 4 bulan ke atas:

  • Si Kecil mulai mengangkat kaki tinggi-tinggi sambil berbaring
  • Bermain dengan kaki termasuk menendang
  • Tengkurap dan bergerak-gerak ke berbagai arah
  • Mengangat dada dan kepala selama beberapa menit tanpa bantuan

Usia 7-12 bulan

  • Duduk tanpa dibantu
  • Merangkak
  • Bangkit dan berdiri tanpa bantuan
  • Berjalan dengan dibantu
  • Meniru untuk menggulirkan atau melempar bola
  • Mulai merambat untuk meraih sesuatu

Motorik halus

Usia 0-3 bulan

  • Membuka telapak tangan dan berusaha menggenggam benda

Usia 4-6 bulan

  • Kedua tangan saling menyentuh, bahkan saling menyatu
  • Meraih benda yang ada di sekitarnya
  • Mengambil benda kecil dengan kelima jarinya
  • Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya

Usia 7-12 bulan

  • Menjangkau
  • Mencengkram
  • Memasukkan benda ke dalam mulut
  • Menyentuh benda dengan menggunakan jempol atau satu jari
  • Memindahkan benda dengan tangannya
  • Menjatuhkan benda dan memungutnya kembali

Dari beberapa contoh motorik kasar dan halus di setiap tahapan usia, Bunda pun perlu melakukan pengamatan apa yang dilakukan Si Kecil. Pasalnya, saat Si Kecil berusia 7-12 bulan akan memiliki rasa ingin tahu yang besar. Dimana Si Kecil sudah menggunakan instingnya untuk mencari tahu tentang sesuatu, dan mengamati. Oleh Karena itu, Bunda patut memperhatikan benda-benda di sekeliling yang sekiranya bisa membahayakan Si Kecil. Hal ini akan lebih baik untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada Si Kecil. Selamat bermain bersama Si Kecil, Bun! 

Artikel Lainnya