Tumbuh Kembang

6 Cara Mengatasi Anak Susah Makan yang Efektif

Morinaga Platinum - 2 Desember 2019

Anak yang tidak mau makan, setelah Bunda meluangkan waktu untuk menyiapkan, memasak, dan menyajikan makanan memang bisa membuat frustasi. Mengingat pentingnya asupan nutrisi untuk proses pertumbuhan dan perkembangan anak. 

Hampir semua anak melewati fase ini, biasanya karena tidak mau mencoba makanan baru yang dari segi tampilan, warna, dan bentuk tidak dikenalnya dengan baik. Meskipun hal ini cukup sering terjadi,  anak yang susah makan harus segera diatasi dengan memahami akar masalahnya.

Lantas, bagaimana cara mengatasi anak susah makan? Artikel ini membahas beberapa cara yang bisa Bunda terapkan agar Si Kecil mau kembali makan.

1. Pahami penyebab anak susah makan

Saat Si Kecil menjadi susah makan, Bunda mungkin akan merasa khawatir. Namun, Bunda sebaiknya memahami bahwa sekitar 30% anak-anak bakal melalui fase tidak ingin mengonsumsi makanan apapun dengan berbagai alasan seperti perut tidak nyaman, sedang tumbuh gigi, tidak menyukai menu makanan yang dihidangkan, ataupun lainnya. Bunda sebaiknya memahami apa yang menyebabkan anak susah makan sehingga akan lebih mudah untuk mengatasinya. Cari tahu lebih banyak tentang tips cerdas mengatasi anak susah makan lewat artikel berikut, yuk: Penyebab dan Kiat Mengatasi Anak Susah Makan.

2. Luangkan waktu untuk makan bersama keluarga

Banyak keluarga yang kurang menyadari pentingnya momen makan bersama. Waktu makan bisa menjadi momen penting dalam keluarga untuk membangun komunikasi serta mempererat bonding. Inilah mengapa sebisa mungkin sempatkan untuk memiliki waktu makan bersama keluarga. Hal ini mungkin terasa sulit bagi pasangan yang sama-sama bekerja. Namun, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk menikmati momen kebersamaan dengan makan bersama.

Tak hanya semakin mempererat ikatan antara anak dengan orangtua, momen makan bersama ini juga bisa menjadi waktu bagi Si Kecil untuk belajar berbagai jenis makanan. Biasanya, Si Kecil akan lebih tertarik untuk makan saat melihat orang sekelilingnya makan. Namun, ketika Si Kecil ternyata tak ingin mencoba makanan baru yang disajikan, Bunda jangan memarahinya. Bagaimanapun Si Kecil masih dalam tahap belajar tentang berbagai hal baru.

3. Jadwalkan waktu makan secara teratur

Tips lain untuk menangani Si Kecil susah makan adalah dengan membuat jadwal waktu makan Si Kecil sebagai rutinitas wajib. Sebaiknya, Si Kecil makan makanan utama sebanyak tiga kali dan menu makanan selingan sebanyak dua kali. Dengan membuatkan jadwal makan, ini akan membuat Si Kecil mengenal rutinitas dan terlatih untuk disiplin.

Bunda sebaiknya juga memberikan makan di waktu yang tepat. Jangan memberikan minuman ataupun camilan terlalu dekat dengan jadwal makan Si Kecil karena ini akan membuatnya merasa kenyang sehingga malas makan. Selain itu, ketika Si Kecil terlalu lelah, ia mungkin akan menolak untuk makan makanan berat dan memilih tidur. Bila kondisi demikian, Bunda sebaiknya tetap tak melewatkan jadwal makannya. Bunda bisa memberikan makanan kecil sebelum Si Kecil tidur.

4. Buat aktivitas makan menjadi menyenangkan

Meskipun makan menjadi salah satu rutinitas wajib bagi Si Kecil, pastikan untuk membuat momen tersebut terasa menyenangkan. Sebaiknya, Si Kecil tidak dimarahi ataupun dipaksa ketika makan karena ini justru membuatnya kehilangan nafsu makan. Bunda bisa membiarkannya mengambil makanannya sendiri sehingga Si Kecil bisa merasa lebih nyaman sekaligus juga bisa belajar mengenal tekstur makanan. Selain itu, Bunda sebaiknya menjauhkan Si Kecil dari televisi ataupun mainan ketika jam makan. Hal tersebut bisa membuat Si Kecil jadi kurang berkonsentrasi untuk makan.

5. Hindari memberikan makan dalam porsi terlalu banyak

Bunda pastinya memahami bahwa kebutuhan makan Si Kecil berbeda dengan orang dewasa. Berikan makan Si Kecil dalam porsi yang cukup, jangan terlalu banyak apalagi untuk menu makanan baru. Ketika ternyata Si Kecil tertarik dengan makanan yang disajikan, Bunda bisa menambahkannya.

6. Libatkan anak saat menyiapkan makanan

Bukan hanya makan bersama, Bunda juga bisa mengajak Si Kecil untuk menyiapkan makanannya bersama. Aktivitas ini bisa membantu perilaku makan Si Kecil. Selain Si Kecil bisa mengenal beragam jenis makanan, momen ini juga bisa meningkatkan bonding antara Bunda dan Si Kecil. Biasanya, Si Kecil akan lebih tertarik untuk makan makanan yang sudah ia siapkan.

Beberapa tips di atas bisa Bunda coba saat Si Kecil mogok makan. Perlu diingat, saat anak susah makan, pastikan untuk mencari tahu penyebab Si Kecil jadi susah makan untuk menemukan solusinya. Namun, bila Si Kecil menunjukkan gejala yang tampak janggal seperti pencernaan bermasalah, berat badan yang turun drastis, tampak selalu kelelahan, ataupun hal lainnya, maka Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak ataupun ahli nutrisi untuk mendapatkan solusi yang tepat.