Anak Susah Makan? Ini Tips Cerdas untuk Mengatasinya

Oleh: Morinaga Platinum

Anak susah makan? Jangan khawatir, Bunda tidak sendirian. Sepertinya, permasalahan balita yang susah makan menjadi hal yang paling sering dihadapi para Bunda. Hal ini seringkali membuat Bunda merasa resah dan frustasi. Saat Si Kecil susah makan, Bunda mungkin merasa khawatir Si Kecil tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dan tumbuh kembangnya bisa terganggu.

 

Sebenarnya, masalah Si Kecil susah makan merupakan hal yang normal terjadi. Menurut ahli gizi, balita merupakan sosok yang cukup temperamental bila dikaitkan dengan makanan. Hal ini menunjukkan bahwa sesuatu bisa saja dengan mudah berpengaruh terhadap kebiasaan makan Si Kecil. Selain itu, balita yang memang sedang dalam proses membangun kemandirian seringkali juga mengalami preferensi terhadap rasa serta besar porsi yang ingin dia makan.

 

Lantas, bagaimana cara mengatasi anak susah makan? Beberapa tips berikut ini mungkin bisa Bunda coba terapkan untuk menangani Si Kecil yang sedang sulit makan.

 

1. Pahami penyebab Si Kecil susah makan

Saat Si Kecil menjadi susah makan, Bunda mungkin akan merasa khawatir. Namun, Bunda sebaiknya memahami bahwa sekitar 30% anak-anak bakal melalui fase tidak ingin mengonsumsi makanan apapun dengan berbagai alasan seperti perut tidak nyaman, sedang tumbuh gigi, tidak menyukai menu makanan yang dihidangkan, ataupun lainnya. Bunda sebaiknya memahami apa yang menyebabkan anak susah makan sehingga akan lebih mudah untuk mengatasinya.

 

2. Sempatkan untuk makan bersama keluarga

Banyak keluarga yang kurang menyadari pentingnya momen makan bersama. Waktu makan bisa menjadi momen penting dalam keluarga untuk membangun komunikasi serta mempererat bonding. Inilah mengapa sebisa mungkin sempatkan untuk memiliki waktu makan bersama keluarga. Hal ini mungkin terasa sulit bagi pasangan yang sama-sama bekerja. Namun, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk menikmati momen kebersamaan dengan makan bersama.

Tak hanya semakin mempererat ikatan antara anak dengan orangtua, momen makan bersama ini juga bisa menjadi waktu bagi Si Kecil untuk belajar berbagai jenis makanan. Biasanya, Si Kecil akan lebih tertarik untuk makan saat melihat orang sekelilingnya makan. Namun, ketika Si Kecil ternyata tak ingin mencoba makanan baru yang disajikan, Bunda jangan memarahinya. Bagaimanapun Si Kecil masih dalam tahap belajar tentang berbagai hal baru.

 

3. Jadwalkan waktu makan secara teratur

Tips lain untuk menangani Si Kecil susah makan adalah dengan membuat jadwal waktu makan Si Kecil sebagai rutinitas wajib. Sebaiknya, Si Kecil makan makanan utama sebanyak tiga kali dan menu makanan selingan sebanyak dua kali. Dengan membuatkan jadwal makan, ini akan membuat Si Kecil mengenal rutinitas dan terlatih untuk disiplin.

Bunda sebaiknya juga memberikan makan di waktu yang tepat. Jangan memberikan minuman ataupun camilan terlalu dekat dengan jadwal makan Si Kecil karena ini akan membuatnya merasa kenyang sehingga malas makan. Selain itu, ketika Si Kecil terlalu lelah, ia mungkin akan menolak untuk makan makanan berat dan memilih tidur. Bila kondisi demikian, Bunda sebaiknya tetap tak melewatkan jadwal makannya. Bunda bisa memberikan makanan kecil sebelum Si Kecil tidur.

 

4. Jadikan momen makan terasa menyenangkan

Meskipun makan menjadi salah satu rutinitas wajib bagi Si Kecil, pastikan untuk membuat momen tersebut terasa menyenangkan. Sebaiknya, Si Kecil tidak dimarahi ataupun dipaksa ketika makan karena ini justru membuatnya kehilangan nafsu makan. Bunda bisa membiarkannya mengambil makanannya sendiri sehingga Si Kecil bisa merasa lebih nyaman sekaligus juga bisa belajar mengenal tekstur makanan. Selain itu, Bunda sebaiknya menjauhkan Si Kecil dari televisi ataupun mainan ketika jam makan. Hal tersebut bisa membuat Si Kecil jadi kurang berkonsentrasi untuk makan.

 

5. Hindari memberikan makan dalam porsi terlalu banyak

Bunda pastinya memahami bahwa kebutuhan makan Si Kecil berbeda dengan orang dewasa. Berikan makan Si Kecil dalam porsi yang cukup, jangan terlalu banyak apalagi untuk menu makanan baru. Ketika ternyata Si Kecil tertarik dengan makanan yang disajikan, Bunda bisa menambahkannya.

 

6. Jangan ragu untuk melibatkan Si Kecil saat menyiapkan makanan

Bukan hanya makan bersama, Bunda juga bisa mengajak Si Kecil untuk menyiapkan makanannya bersama. Aktivitas ini bisa membantu perilaku makan Si Kecil. Selain Si Kecil bisa mengenal beragam jenis makanan, momen ini juga bisa meningkatkan bonding antara Bunda dan Si Kecil. Biasanya, Si Kecil akan lebih tertarik untuk makan makanan yang sudah ia siapkan.

 

Beberapa tips di atas bisa Bunda coba saat Si Kecil mogok makan. Perlu diingat, saat anak susah makan, pastikan untuk mencari tahu penyebab Si Kecil jadi susah makan untuk menemukan solusinya. Namun, bila Si Kecil menunjukkan gejala yang tampak janggal seperti pencernaan bermasalah, berat badan yang turun drastis, tampak selalu kelelahan, ataupun hal lainnya, maka Bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak ataupun ahli nutrisi untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Artikel Lainnya