Tumbuh Kembang

Beragam Jenis dan Manfaat Alat Permainan Edukatif

Morinaga Platinum - 17 Desember 2021

Bermain merupakan suatu hal yang paling disukai oleh anak-anak. Dengan bermain, anak-anak dapat mengeksplorasi berbagai hal dan belajar. Supaya kemampuan Si Kecil dapat meningkat, Bunda bisa memberinya alat permainan edukatif.

Pemilihan alat permainan edukatif yang tepat untuk anak dapat memberikan stimulasi yang optimal, sehingga motorik, emosi, sosial, bahasa, kognitif, serta moral anak-anak dapat berkembang dengan baik.

Baca juga: Kembangkan Kecerdasan Emosional Anak Dengan Optimal

Jenis Alat Permainan Edukatif

Alat permainan edukatif dapat diberikan pada anak usia dini, 1-6 tahun. Supaya Si Kecil dapat bereksperimen dan bereksplorasi ketika bermain, Bunda dapat memilih beberapa jenis alat permainan ini:

Puzzle

Puzzle diperuntukkan bagi anak balita yang masih belajar mengenal bentuk. Potongan puzzle yang berbeda ukuran dapat melatih daya pengamatan, daya konsentrasi dan melatih keterampilan jari-jari Si Kecil.

Balok

Permainan yang satu ini bertujuan untuk mengenalkan Si Kecil dengan berbagai macam bentuk, seperti segitiga dan lingkaran. Dengan membiarkan Si Kecil menyusun balok-balok tersebut, maka akan melatih daya imajinasi dan kreativitasnya.

Selain itu, terdapat beberapa macam jenis balok, salah satunya adalah balok Cuisenaire. Balok Cuisenaire dapat mengembangkan kemampuan berhitung pada anak, pengenalan bilangan, dan untuk meningkatkan keterampilan anak dalam bernalar.

Kartu

Bunda bisa memanfaatkan kartu bergambar untuk meningkatkan daya ingat Si Kecil. Dengan menunjukkan kartu satu per satu, maka akan memudahkan Si Kecil untuk mengingat gambar serta nama kartu yang ditunjuk. Selain itu, Bunda bisa menggunakan kartu yang menuntut Si Kecil untuk mencocokkan gambar secara berpasangan. Hal ini bertujuan untuk melatih daya ingat Si Kecil.

Boneka Jari

Boneka ini biasanya terbuat dari kain wol, perca, atau flanel yang tidak mudah robek dan lembut. Boneka jari dapat dipakai untuk mengajarkan Si Kecil tentang banyak hal melalui cerita. Dengan cerita, dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus Si Kecil, serta dapat menstimulasi perkembangan karakter anak.

Manfaat Alat Permainan Edukatif

Setelah mengetahui berbagai macam jenisnya, kini saatnya Bunda mengetahui berbagai macam manfaat alat permainan edukatif. Berikut adalah manfaatnya:

Meningkatkan Kreativitas dan Perkembangan Si Kecil

Dunia anak tak terlepas dari bermain. Dengan bermain, fungsi-fungsi fisik maupun psikis Si Kecil dapat meningkat. Selain itu, permainan edukatif juga bermanfaat untuk menguatkan dan menerampilkan anggota badan Si Kecil, mengembangkan kepribadian, dan kreativitasnya.

Melatih Kemampuan Motorik Si Kecil

Kemampuan motorik Si Kecil mulai berkembang ketika ia berusaha untuk meraih dan mengambil mainannya atau meraba, memegang dengan kelima jarinya dan lain sebagainya. Hal ini menjadi bagian dari stimulasi motorik halus. Sementara perkembangan motorik kasar Si Kecil dapat terlihat saat ia sedang menggerak-gerakkan, melempar, atau mengangkat mainannya.

Melatih Konsentrasi Si Kecil

Alat permainan edukatif dirancang untuk menggali kemampuan Si Kecil, termasuk kemampuan konsentrasi dan fokusnya. Untuk melatih konsentrasinya, Bunda bisa memberinya permainan puzzle. Pada permainan puzzle, Si Kecil akan dituntut untuk fokus pada gambar atau bentuk yang ada di depannya.

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Si Kecil

Jika Si Kecil berada dalam suasana senang, maka ia akan melakukan kegiatan yang mereka sukai dengan cara menggali dan menemukan sesuai yang ingin mereka ketahui. Ketika Si Kecil memainkan suatu alat permainan dengan tingkat kesulitan tertentu, maka terdapat suatu kepuasaan setelah ia berhasil melampaui suatu tahap kesulitan tertentu.

Proses-proses seperti itu akan dapat mengembangkan rasa percaya diri Si Kecil, yang dimana ia akan merasakan bahwa tidak ada suatu kesulitan yang tidak dapat diselesaikan.

Memperkenalkan Konsep Logika Sederhana

Ternyata permainan edukatif juga dapat memperkenalkan konsep logika sederhana kepada Si Kecil loh,Bun. Ketika menyusun balok, Si Kecil akan berpikir bahwa balok yang besar lebih baik jika diletakan di bagian bawah sebagai pondasi sehingga tidak mengganggu keseimbangan bangunan yang dibuatnya.

Dalam hal ini, Si Kecil dilatih untuk berpikir logis dengan mengikuti urutan atau aturan sederhana sesuai dengan permainan yang dimainkannya.

Melatih Kemampuannya untuk Bersosialisasi

Untuk meningkatkan kemampuan sosialisasinya, Si Kecil dapat memainkan permainan dengan teman sebayanya. Salah satu contoh permainan yang bisa kecil mainkan dengan temannya adalah botol suara.

Dengan keluarnya suara yang berbeda, maka bisa menghasilkan suatu irama karya anak. Supaya irama tersebut menjadi merdu, maka diperlukan kerjasama, komunikasi dan harmonisasi antar anak. Jadi, Si Kecil bisa berinteraksi atau bersosialisasi satu sama lain.

Menciptakan Suasana Bermain Sambil Belajar

Dengan menggunakan alat permainan, Si Kecil bisa bermain sambil belajar. Bahkan mereka bisa sangat menikmati permainan itu. Misalnya dengan bermain kartu, Si Kecil dapat melihat berbagai macam gambar, sehingga akan muncul rasa penasaran bagi Si Kecil ketika ia melihat gambar-gambar unik atau yang tidak dilihatnya. Nah, itulah kesempatan bagi Bunda untuk menjelaskannya pada Si Kecil.

Mengenal Konsep Sebab Akibat

Melalui permainan edukatif, Si Kecil dapat mengenal konsep sebab akibat. Misalnya dalam permainan balok, Si Kecil dapat menyusun balok dari yang terbesar hingga yang terkecil, sehingga balok tersebut akan berdiri kokoh. Sedangkan jika Si Kecil menyusunnya dari yang terkecil ke yang terbesar, maka balok tersebut akan mudah untuk roboh.

Memberi Stimulus dalam Pembentukan Perilaku Si Kecil

Untuk memberi stimulus dalam pembentukan perilaku Si Kecil, Bunda dapat memberinya boneka tangan. Permainan ini dapat mengembangan kemampuan berbahasa Si Kecil, karena ada dialog dari tokoh-tokoh yang diperankan oleh boneka tersebut.

Selain itu, Si Kecil juga akan memperoleh pengetahuan tentang berbagai hal yang disampaikan melalui tokoh-tokoh boneka itu. Pada saat yang bersamaan, Si Kecil juga memperoleh pelajaran berharga mengenai karakteristik dan sifat yang dimiliki oleh para tokoh boneka.

Melatih Kemampuan Verbal dan Bahasa Si Kecil

Alat permainan edukatif akan menjadi sangat baik jika dibarengi dengan komunikasi yang terarah. Bunda bisa melakukannya dengan sebuah boneka dan menceritakan dan mendongeng untuk Si Kecil. Metode ini dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, kemampuan bersosialisasi dan komunikasi Si Kecil dengan orang lain.

Menambah Pengetahuan dan Wawasan Si Kecil

Eksplorasi yang dilakukan Si Kecil terhadap berbagai kegiatan bermain dapat menambah pengetahuan dan wawasannya. Selain itu, permainan edukatif juga dapat menstimulasi panca indra Si Kecil, meliputi indera penglihatan, penciuman, pengecapan, perabaan dan pendengaran.

Memperkenalkan Warna dan Bentuk

Bunda dapat memperkenalkan berbagai macam bentuk dan warna kepada Si Kecil dengan bermain balok. Melalui permainan ini, Bunda bisa meminta Si Kecil untuk mengelompokkan balok yang memiliki bentuk yang sama atau warna yang sama.

Media Pembelajaran Si Kecil

Alat permainan edukatif mampu menjadi sarana yang dapat mendorong Si Kecil untuk bermain bersama, mengembangkan daya fantasi, dan media pembelajaran yang menyenangkan.

Baca juga: Mengasah Intelegensi Anak Lewat Permainan Kreatif

Demikianlah beragam jenis alat permainan edukatif dan manfaatnya. Selain itu, Bunda juga bisa meningkatkan kecerdasan dan mengetahui jenis kecerdasan majemuk mana yang dimiliki oleh Si Kecil dengan MIPP, seperti kecerdasan bahasa, logika matematika, gambar dan ruang, gerak tubuh, musikal, sosial, memahami diri, naturalis, serta moral. Semoga artikel ini bermanfaat, ya Bun!

Lihat Artikel Lainnya