Prebiotik: Kunci Saluran Cerna Sehat Si Kecil

Oleh: Morinaga Platinum | 15 September 2018

Tentunya Ayah dan Bunda berharap proses tumbuh kembang Si Kecil berjalan optimal.  Proses tumbuh kembang Si Kecil harus ditunjang dengan tubuh yang sehat dan kuat. Tahukah Ayah dan Bunda pencernaan yang sehat merupakan kunci penting kesehatan tubuh secara keseluruhan?

Nutrisi adalah salah satu faktor penting tumbuh kembang Si Kecil sehingga saluran cerna yang sehat dibutuhkan agar penyerapan nutrisi dapat maksimal. Adanya bakteri baik (probiotik) di dalam usus terbukti dapat meningkatkan kesehatan saluran cerna. Bakteri baik dalam usus dapat mengurangi diare, kolik, nyeri perut, sembelit, radang usus, dan lainnya. Selain itu, efek terhadap tubuh secara keseluruhan adalah mengurangi penyakit alergi dan infeksi.

Bagaimana caranya menjaga serta menunjang pertumbuhan serta aktivitas bakteri baik dalam usus? Mudah saja, kok, Ayah dan Bunda. Pertumbuhan bakteri baik di dalam usus bisa ditingkatkan dengan zat yang dikenal dengan istilah prebiotik. Prebiotik adalah senyawa natural dalam makanan yang tidak bisa dicerna usus. Saat ini, beberapa prebiotik sudah digunakan sebagai suplementasi nutrisi di antaranya laktulosa, inulin, oligofruktosa, dan galaktooligosakarida. Secara alami, ASI juga mengandung prebiotik, sehingga beberapa produk susu formula juga sudah mulai memfortifikasi prebiotik ke dalam produknya.

Idealnya prebiotik bisa meningkatkan secara selektif jumlah dan aktivitas bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan saja, yaitu bifidobacteria and lactobacilli. Penelitian menunjukkan bahwa di antara beberapa prebiotik yang ada saat ini, laktulosa merupakan salah satu prebiotik yang paling banyak meningkatkan aktivitas bifidobacteria. Hal ini dikemukakan oleh hasil penelitian di Guangzhou, Cina pada 2015 lalu.

Selain meningkatkan jumlah bakteri baik, prebiotik juga berfungsi memproduksi asam laktat yang bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker usus. Efek prebiotik sendiri adalah perut kembung atau begah sebagai akibat dari produksi gas hasil dari proses fermentasi.

Secara umum, prebiotik yang mengandung galaktosa (misalnya laktulosa) lebih efektif dibandingkan prebiotik yang mengandung fruktosa (misalnya inulin) dalam meningkatkan jumlah bakteri baik bifidobacteria. Tak hanya itu, prebiotik yang mengandung galaktosa juga turut meningkatkan produksi laktat serta menghasilkan gas lebih sedikit.

Lalu, bisa didapat dari manakah prebiotik ini? Dalam masyarakat, biasanya disebut sumber prebiotik adalah suplemen tetapi sebenarnya prebiotik terkandung juga di dalam berbagai makanan, antara lain pisang, bawang merah, bawang putih, daun bawang, asparagus, kedelai, dan gandum. Oleh karena itu, Ayah dan Bunda bisa memasukkan menu dengan bahan dasar sumber prebiotik untuk menjaga kesehatan saluran cerna Si Kecil.

Artikel Lainnya