Berikan Makanan Ini untuk Si Kecil yang Sedang Diare

Oleh: Morinaga Platinum | 21 September 2018

Gangguan pencernaan memang kerap kali terjadi pada Si Kecil. Hal ini dikarenakan perkembangan saluran cerna Si Kecil belum sempurna jika dibandingkan dengan saluran cerna orang dewasa. Salah satu gangguan saluran cerna yang cukup banyak terjadi pada anak-anak adalah diare.

Diare adalah buang air besar dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari dan konsistensi feses lebih encer dari biasanya. Selama diare berlangsung, tubuh akan kehilangan cairan lebih cepat. Usus juga kehilangan kemampuan menyerap cairan yang masuk. Ini biasanya membuat Si Kecil lemas, malas makan, dan berisiko dehidrasi.

Ayah dan Bunda harus mewaspadai jika saat diare Si Kecil mulai malas makan dan minum karena semakin sedikit makanan dan minuman yang masuk, tubuh akan semakin lemas dan mudah dehidrasi. American Academy of Pediatrics menyatakan bahwa tanpa ada gejala dehidrasi pun, anak yang diare umumnya sudah kehilangan 5 persen cairan tubuhnya. Apalagi jika malas makan atau minum, penyembuhannya tentu akan semakin sulit.

Pemberian makanan dan minuman saat Si Kecil juga gampang-gampang susah. Jangan sampai asupan yang masuk malah memperburuk kondisi diarenya. Diet BRAT atau Banana, Rice, Applesauce, Toast yang banyak direkomendasikan oleh dokter anak di seluruh dunia sebagai makanan yang tepat diberikan pada penderita diare ternyata mendapat sanggahan American Academy of Pediatrics(AAP) karena dinilai terlalu rendah serat, protein, dan lemak. Kini, AAP merekomendasikan Si Kecil yang diare tetap mengikuti pola makan seimbang sehari-hari sesuai dengan usianya.

Pencernaan Si Kecil yang sedang alami diare tidak dapat bekerja optimal. Karena itulah Ayah dan Bunda harus memberikan variasi makanan yang tidak sulit dikunyah, mudah dicerna, dan diserap usus. Untuk Si Kecil yang berusia di bawah 6 bulan, susui ASI sesering mungkin. Sedangkan untuk kelompok usia yang lebih besar, Ayah dan Bunda bisa memberikan makanan berikut ini:

Serealia

Oatmeal atau biskuit susu yang dilumatkan dengan ASI atau pengganti ASI adalah pilihan yang baik untuk Si Kecil yang sedang diare. Konsistensinya yang lunak dan lembut membuat Si Kecil lebih mudah makan. Setelah memberikannya pada Si Kecil, amati kondisinya. Apabila tidak ada masalah, silakan melanjutkan pemberian makanan ini.

Buah dan Sayur

Diare bukanlah alasan untuk tidak memberikan buah dan sayur pada Si Kecil. Selama jenis dan porsinya sesuai, Ayah dan Bunda tetap dapat memberikannya. Pada masa pemulihan dari diare Si Kecil membutuhkan vitamin dan mineral. Sumber makanan apa lagi yang kaya akan vitamin dan mineral selain sayur dan buah? Ayah dan Bunda bisa memberikan Si Kecil pisang, apel, atau labu parang. Hindari sayur dan buah yang bisa memicu produksi gas berlebih seperti brokoli, kacang polong, dan kol.

Yoghurt

Yoghurt banyak dipercaya sebagai pereda diare, baik untuk Si Kecil maupun dewasa. Jika penyebab diare bukan karena alergi susu sapi, maka pemberian yoghurt ketika anak diare adalah pilihan yang tepat. Bakteri baik yang terkandung dalam yoghurt dapat menghalau kuman jahat penyebab diare.

Jadi, tak perlu bingung lagi, ya, Ayah dan Bunda. Saat Si Kecil diare, jaga asupan makanan dan minumannya agar terhindar dari dehidrasi. Apabila kondisi tidak membaik setelah beberapa hari atau Si Kecil terlihat sangat lemas, segera bawa konsultasi ke dokter spesialis anak.

Artikel Lainnya